KARENA SEMUA BERAWAL DARI MIMPI!!

Saturday, 20 December 2014

Manjat Gerbang Metro Paris

Tentunya kalian pernah melhat kan fenomena di TV mengenai transportasi urban yang ada di Jakarta. Salah satunya yang banyak menimbulkan masalah yaitu penumpang gelap yang tak bertiket dengan memanjat diatap-atap kereta. Itulah yang terjadi padaku juga ketika pertama kali memanjat gerbang metro di Paris. Eh..tapi hal ini jangan coba-coba di tiru ya karena sungguh perbuatan ini tidak baik. Nah loh,kalau sudah tahu tidak baik kenapa kok dilakukan? Heem..sebenernya aku ngelakuinnya juga dengan kesengajaan kok. Nah lalu?
Baik sebelum kita menuju cerita yang sebenarnya. Alangkah baiknya untuk mengetahui sedikit transportasi umum yang ada di Paris. Jadi di Paris itu transportasi umumnya adalah Metro,Bus dan RER. Sebenarnya Metro dan RER itu sama-sama berbentuk kereta. Lalu dimana bedanya? Bedanya adalah RER itu untuk tujuannya yang lebih jauh. Karena paris sendiri terbagi menjadi 5 zona. Sedangkan metro untuk yang jaraknya lebih pendek. Trus gimana si penampakannya? 

Nih aku beri gambar dari Metro Paris
 
Sedangkan dibawah ini adalah gambar stasiun dari Metro. Oh ya bagusnya disini tidak ada yang namanya keterlambatan kedatangan. Jadi dijamin tepat waktu deh. Apalagi orang-orang yang berjalan di dalam stasiun-stasiun dengan sangat cepatnya seperti berlari.
 
 


Sedangkan yang ini adalah gambar dari RER yang ada di Paris. Keretanya ada yang bertingkat loo..keren kan hehe. Coba di Indonesia transportasi umumnya sudah seperti ini ya..huhuhu
 
Sebenernya RER di Paris ada banyak jenisnya. Foto yang dibawah ini adalah RER D Paris.
 
Lalu gimana peta jalur transportasi. Voilaaa (this is it)
 
Udah kayak jalur semut kan jalurnya. Bener-bener deh banyak banget jalurnya. Sedangkan jalurnya sendiri berada di bawah tanah. Sehingga semua stasiun Metro atau RER pasti harus turun kebawah dulu untuk mencapainya. Bisa dibayangkan gimana kalau Paris dibelah. Sudah kayak jalan semut dibawahnya. Dan tidak ada jalur yang memecah jalan raya. Jadi hampir semua jalurnya berada didalam tanah atau berada diatas. Dengan begini bisa mengurangi konsentrasi antrian mobil juga karena ada kereta yang sedang melintas. Oh ya..Disini kalian akan terbiasa melihat orang-orang yang memakai barang bermerk naik transportasi umum.

Oke kembali ke topik. Jadi apa si yang sebenernya membuatku sampai manjat gerbang. Karena pada waktu itu aku mau pergi ke Gare du Nord. Jika kalian membaca ceritaku sebelumnya ketika akan pergi ke Compiegne kejadian ini adalah kejadian sebelumnya. Saat itu aku hanya membeli tiket untuk sekali pakai. Nah bodohnya ternyata aku salah mengambil Metro dan kuputuskan untuk berhenti dan kembali ke tempat semula. Otomatis setelah berhenti dan turun dari Metro aku mencari pintu keluar untuk menyeberang ke jalur sebelah karena disini tidak bisa seenaknya nyebrang dari satu jalur ke jalur yang lainnya. Dan aku baru sadar ketika memasukkan tiket untuk membuka gerbang masuk dan tiket suda tidak bisa digunakan. Sedangkan aku sudah terlanjur berada diluar. Oke kalau begitu saya akan mencari loket. Setelah berkeliling dan melihat sekitar ternyata tidak ada juga. Yang ada hanyalah mesin tiket otomatis yang hanya bisa membeli tiket dengan uang koin. Harusnya di beberapa mesin ada juga yang bisa dengan menggunakan kartu bank tetapi mesin ini tidak bisa. Apesnya lagi didompet sedang tidak ada uang receh. Sempat terpikir si untuk meminta uang receh ke orang yang lewat kalau keadaanya sudah mendesak karena tiket kereta ke Compiegne kurang 1 jam lagi. Belum sempat melakukan hal tersebut beberapa saat kemudian ada seseorang yang sangat menginspirasi. Orang tersebut berjalan dari belakang saya dan hap hap dengan gampagnya melompati gerbang otomatis. Sebagai gambaran seperti inilah tinggi dan bentuk gerbangnya.

 

Baik tanpa pikir panjang akhirnya kuikuti apa yang di lakukan orang tersebut. hap..hap..cuman 2 pijakan saja akhirnya saya kembali masuk kedalam karena sebelumnya aku telah memperhatikan dengan seksama dimana saya harus memijakkan kaki ketika memanjat hehe.
Sekali lagi jangan coba-coba melakukan hal ini ya. Karena sebenernya kalau sampai ketahuan petugas dendanya bisa 30-40 Euro lo :D



0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Pages

About Me

My photo

Blog bersama yang dibuat untuk mencurahkan segala momen,cerita dan perjuangan.
(Irwinanda Satria Putra - Teknik Otomasi PPNS 2011 & Rosalia Valentin Margareta - Sistem Informasi ITS 2011)
Powered by Blogger.

About This Theme